Teknologi Absensi Sidik Jari (Fingerprint)

Teknologi fingerprint bermanfaat digunakan untuk absensi.Pada gambar disamping adalah perkembangan dari teknologi mesin absensi/presensi. Pada gambar bagian kiri adalah mesin yang sering digunakan dengan menggunakan kertas yang kemudian dimasukkan di bagian atasnya. Kemudian sebelah kanannya adalah mesin absensi yang menggunakan sidik jari.

Pemakaian mesin ini sering kita jumpai pada perusahaan perusahaan atau pabrik pabrik yang berskala besar. Coba kita bayangkan apabila pabrik tersebut memiliki karyawan 2000 orang, maka berapa ton kertas yang digunakan hanya untuk absensi saja? Belum lagi untuk keperluan kantor yang lain. Karena sekarang sedang trend global warming dan trend segala aktivitas dengan menggunakan kata awalan ‘green’,maka teknologi yang mesin yang menggunakan kertas,lambat laun mulai di tinggalkan dan para pengusaha mulai melirik ke teknologi mesin absensi sidik jari.

Mungkin dengan menggunakan teknologi absensi sidik jari ini memerlukan modal yang lebih besar dari menggunakan teknologi yang lama.Akan tetapi, dalam segi perawatan,mesin ini lebih mudah dirawat daripada mesin yang lama,mungkin karena onderdil mesin yang lama sudah tidak dibuat lagi dan yang lain. Segi pemakaian juga akan lebih mudah,kemudian dalam keseharian,karyawan tidak akan bisa titip absen kecuali kulit jempolnya di titipkan ke temannya.

Jadi teknologi ini lebih bermanfaat dan ramah lingkungan daripada teknologi yang lama.





Tips Merawat Fingerprint

Dalam setiap membeli barang elektronik tentunya membutuhkan berbagai perawatan untuk menunjang dan menjaga kondisi barang tersebut tetap optimal. Hal tersebut juga berlaku pada perawatan mesin absensi sidik jari yang sering di gunakan sehari-hari untuk melakukan pencatatan kehadiran. Oleh karena itu para pemilik perusahaan atau divisi HRD harus mengetahui cara merawat mesin absensi agar awet dan tahan lama.

Instalasi dan Penempatan

Hal yang penting dalam hal ini yaitu menentukan tempat pemasangan mesin absensi sidik jari. Karena LCD dan sensor sangat sensitif dengan lokasi tempat Anda memasang mesin. Kondisi yang harus Anda pikirkan sebelum memasang mesin absensi yaitu :


  1. Tempatkan mesin absensi di tempat yang teduh dan jauhkan dari udara yang lembab dan berair.

  2. Hindarkan mesin dari kontak langsung cahaya berintensitas tinggi, seperti cahaya matahari atau lampu.

  3. Jauhkan mesin dari benda-benda keras atau yang mudah jatuh.

  4. Letakkan mesin di tempat yang cukup aman dari jangkauan anak-anak

Membersihkan Mesin

Sistem kerja mesin absensi sidik jari ini terbilang cukup sensitif, sehingga Anda perlu untuk membersihkan mesin secara teratur. Karena keberadaan debu yang ada pada mesin akan mengganggu pembacaan sidik jari saat karyawan melakukan scan. Dalam hal ini Anda dapat menempelkan selotip bening pada layar scanner secara berulang sampai tidak ada sidik jari yang menempel pada selotip. Perawatan tersebut dapat di lakukan minimal 3 hari sekali atau maksimal 1 minggu sekali.

Hapus Data di mesin Secara Berkala

Data absensi lama yang tersimpan pada mesin sebaiknya telah di-download dan di hapus secara berkala. Hal tersebut bertujuan untuk membuat kinerja identifikasi sensor menjadi lebih cepat dan mesin tidak hang. Selain itu, nyalakan mesin saat di perlukan. Mengingat mesin absensi juga menggunakan listrik sebagai sumber dayanya, sehingga sebaiknya mesin di matikan dan di nyalakan apabila di perlukan untuk mencegah terjadinya konslet ataupun terkena petir saat hujan.

Pemeriksaan Berkala di KurniaElektronik

Pemeriksaan mesin absensi ini penting di lakukan untuk memastikan kondisi mesin dalam keadaan optimal. Anda dapat membawa mesin tersebut pada KurniaElektronik untuk di lakukan pemeriksaan dan juga perawatan secara berkala sehingga kinerja dari sistem dan fungsi sensor dapat berjalan dengan baik.



 

experience its wonderful benefits

Friday the 19th. Copyright By Omerwin.Com
Powered by Omerwin.com